Ideas Mengurangi Kecemasan Ibu Hamil Di Masa New Normal Pandemi Covid

Ideas Mengurangi Kecemasan Ibu Hamil Di Masa New Normal Pandemi Covid

Gerakan janin merupakan salah satu metode untuk memastikan apakah bayi tumbuh dengan baik. Bila selama ini gerakan janin yang terasa menjadi tidak terasa seharian penuh, ada baiknya kita memeriksakan ke RS/klinik untuk memastikannya. Saraf bayi berkembang sejak sekitar kehamilan minggu ke-7, bayi mulai mengemut jarinya sekitar minggu ke-12, dan setelah minggu ke-20, bayi bisa bergerak dengan bebas di dalam cairan ketuban.

Cara ini adalah kebiasaan yang wajib dilakukan bumil untuk menjaga kehamilan, terlebih di masa pandemi ini. Cucilah tangan Anda dengan air mengalir dan sabun selama 20 detik. Jika tidak ada air atau sabun, gunakan hand sanitizer berbahan dasar alkohol minimal 70%. Konsumsi makanan bernutrisi sejak masa awal kehamilan juga merupakan bentuk investasi kesehatan menjelang persalinan.

Cara agar terhindar covid bagi ibu hamil

Bisa dengan cara membantu menjaga bayi, memijat, atau hanya sekedar berbagi cerita agar ibu menjadi lebih rileks. Tutup mulut dan hidung saat batuk atau bersin dengan siku yang terlipat atau tisu. Lalu segera buang tisu bekas tersebut ke dalam tempat sampah tertutup. • Menjaga jarak dengan orang lain, setidaknya 1 meter, terutama dengan orang yang sedang batuk atau bersin. • Rajin mencuci tangan dengan menggunakan sabun dan air bersih yang mengalir, atau cairan antiseptik berbahan dasar alkohol.

Untuk menjamin keamanan dan kebersihannya, sebaiknya ibu hamil membuat makanannya sendiri di rumah. Menurut American Pregnancy Association, ada beberapa hal yang bisa dilakukan agar ibu hamil tidur cukup sehingga kesehatan tubuhnya tetap terjaga. Jika ingin mengonsumsi suplemen vitamin, hendaknya konsultasikan dahulu dengan dokter Anda. Selain memenuhi nutrisi-nutrisi di atas, bu hamil juga dianjurkan untuk menghindari konsumsi daging setengah matang, jeroan hewan, serta ikan tinggi merkuri, seperti ikan tuna, ikan makarel, dan ikan pedang. Jangan lupa juga untuk melapor ke tenaga kesehatan apabila merasakan gejala-gejala seperti demam, batuk, atau kesulitan bernapas. Kami akan menjaga informasi yang akurat dan terkini, namun Kami tidak dapat menjamin keakuratan informasi.

Selain itu, dengan program yang ada di posyandu para ibu-ibu bisa diberdayakan untuk selalu memperhatikan kesehatan anak dan keluarganya. Ia menuturkan, dengan menghasilkan pangan bermutu dan aman untuk dikonsumsi, kepercayaan masyarakat niscaya akan meningkat dan industri pangan yang bersangkutan akan berkembang pesat. “Pangan yang bermutu dan aman dapat dihasilkan dari dapur rumah tangga maupun dari industri pangan.

Mereka pasti akan kesulitan jika harus berangkat sendiri ke Puskesmas atau Rumah Sakit, sehingga langsung kita datangi,” katanya. Mulai dari sebelum diperiksa hingga setelah pemeriksaan pun akan mengikuti protokol kesehatan yang ada,” katanya. “Para ibu hamil dianjurkan untuk rutin mengikuti kelas ibu hamil agar ibu dan calon anak sehat serta terhindar dari risiko stunting,” katanya. JAKARTA – Nagita Slavina serta ibu-ibu lainnya yang sedang hamil inilah waktu penuh keberkahan. Tidak semua perempuan dapat mengalami kehamilan meskipun berbagai upaya dan usaha sudah dilakukan.

Melaporkan ke bidan atau dokter kandungan jika terdapat gejala demam, sakit tenggorokan, batuk, sesak nafas atau riwayat perjalanan keluar negeri. Ketika ibu hamil mengalami gejala mirip flu atau gejala yang sama seperti virus Covid-19, sebaiknya segera memeriksakan diri ke dokter kandungan dan sekaligus meminta melakukan pengecekan virus. Merdeka.com – Pasien COVID-19 akibat terjangkit virus Corona di Indonesia terus bertambah.

Comments are closed.